Selasa, 15 September 2026

MATERI PEMBELAJARAN MENDALAM IPA KELAS IX – PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA MAKHLUK HIDUP

 

MATERI PEMBELAJARAN MENDALAM

IPA KELAS IX – PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA MAKHLUK HIDUP

A. Identitas Pembelajaran

KomponenKeterangan
Satuan PendidikanSMPN 4 Magetan
Mata PelajaranIlmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/FaseIX / Fase D
TopikPertumbuhan dan Perkembangan pada Makhluk Hidup
PendekatanPembelajaran Mendalam
Alokasi Waktu± 8 JP
Model PembelajaranInkuiri/Kontekstual berbasis kasus
Fokus PembelajaranMemahami, mengaplikasikan, menganalisis, dan merefleksikan konsep

B. Pemahaman Bermakna

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses alami yang dialami makhluk hidup. Namun, proses tersebut tidak hanya ditandai dengan bertambahnya ukuran tubuh. Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan yang dapat diukur, sedangkan perkembangan berkaitan dengan perubahan menuju kematangan fungsi dan kemampuan organisme.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu memahami bahwa pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, serta mampu menghubungkan konsep tersebut dengan kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

Mengapa dua tanaman yang berasal dari jenis dan umur yang sama dapat memiliki tinggi yang berbeda ketika ditanam di tempat yang berbeda?

Pertanyaan tersebut mendorong peserta didik untuk tidak hanya menghafal konsep, tetapi mengamati, mengumpulkan data, menganalisis hubungan sebab-akibat, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti.


C. Pertanyaan Pemantik

  1. Apakah bertambah tinggi berarti seseorang mengalami pertumbuhan atau perkembangan?
  2. Mengapa bayi yang awalnya belum dapat berjalan akhirnya dapat berjalan?
  3. Mengapa tinggi badan setiap orang berbeda?
  4. Mengapa tanaman yang kekurangan cahaya dapat tumbuh berbeda dibandingkan tanaman yang mendapatkan cukup cahaya?
  5. Apakah semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan dengan cara yang sama?
  6. Faktor apa saja yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan?
  7. Bagaimana kita dapat membuktikan bahwa suatu organisme mengalami pertumbuhan?

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian pertumbuhan dan perkembangan.
  2. Membedakan karakteristik pertumbuhan dan perkembangan.
  3. Mengidentifikasi tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada manusia.
  4. Menjelaskan tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan.
  5. Menjelaskan metamorfosis pada hewan.
  6. Menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.
  7. Mengolah dan menyajikan data hasil pengamatan pertumbuhan.
  8. Menganalisis hubungan antara faktor lingkungan dengan pertumbuhan makhluk hidup.
  9. Menyimpulkan proses pertumbuhan dan perkembangan berdasarkan data atau bukti.
  10. Merefleksikan pentingnya menjaga lingkungan dan pola hidup yang mendukung pertumbuhan serta perkembangan yang optimal.

E. Konsep Inti

1. Pengertian Pertumbuhan

Pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran, massa, volume, atau jumlah sel pada makhluk hidup yang bersifat kuantitatif dan umumnya tidak dapat kembali seperti semula (irreversibel).

Contohnya:

  • tinggi tanaman bertambah;
  • batang tanaman semakin besar;
  • berat badan bertambah;
  • jumlah sel bertambah;
  • diameter batang semakin besar.

Pertumbuhan dapat diukur menggunakan satuan tertentu, misalnya:

  • sentimeter (cm);
  • meter (m);
  • gram (g);
  • kilogram (kg).

Contoh

Sebuah tanaman kacang hijau memiliki tinggi:

HariTinggi
12 cm
34 cm
57 cm
710 cm

Data tersebut menunjukkan bahwa tanaman mengalami pertumbuhan, karena tinggi tanaman bertambah dan dapat diukur.


2. Pengertian Perkembangan

Perkembangan adalah proses perubahan menuju kedewasaan atau kematangan struktur dan fungsi organisme.

Perkembangan lebih menekankan pada kualitas dan kematangan fungsi, bukan sekadar ukuran.

Contohnya:

  • bayi mulai dapat duduk;
  • anak mulai dapat berjalan;
  • remaja mengalami kematangan organ reproduksi;
  • bunga mulai berkembang menjadi buah;
  • larva berubah menjadi pupa dan kemudian menjadi serangga dewasa.

Perkembangan tidak selalu dapat dinyatakan dalam angka.


3. Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

PertumbuhanPerkembangan
Berkaitan dengan pertambahan ukuranBerkaitan dengan kematangan fungsi
Bersifat kuantitatifBersifat kualitatif
Dapat diukurTidak selalu dapat diukur dengan angka
Terjadi karena pertambahan ukuran/jumlah selBerkaitan dengan diferensiasi dan pematangan fungsi
Contoh: tinggi badan bertambahContoh: kemampuan berjalan berkembang

Kesimpulan sederhana

Pertumbuhan = bertambah besar/berat/tinggi.
Perkembangan = bertambah matang dan sempurna fungsinya.


F. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA MANUSIA

5

Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan sejak terbentuknya zigot hingga dewasa.

Secara umum tahapannya adalah:

Zigot → Embrio → Janin → Bayi → Anak-anak → Remaja → Dewasa


1. Masa Embrio

Setelah terjadi pembuahan, sel hasil peleburan sperma dan ovum disebut zigot.

Zigot mengalami pembelahan sel dan berkembang menjadi embrio.

Pada tahap ini terjadi:

  • pembelahan sel;
  • diferensiasi sel;
  • pembentukan jaringan;
  • pembentukan organ tubuh.

2. Masa Bayi

Bayi mengalami pertumbuhan fisik yang relatif cepat.

Contohnya:

  • berat badan meningkat;
  • tinggi badan bertambah;
  • ukuran kepala dan tubuh berubah.

Selain pertumbuhan, bayi juga mengalami perkembangan kemampuan motorik.

Contoh:

mengangkat kepala → duduk → merangkak → berdiri → berjalan.


3. Masa Anak-anak

Pada masa anak-anak terjadi pertumbuhan tubuh dan perkembangan kemampuan.

Contohnya:

  • tulang semakin panjang;
  • otot berkembang;
  • kemampuan berpikir meningkat;
  • kemampuan berbahasa berkembang;
  • kemampuan berinteraksi dengan orang lain meningkat.

4. Masa Remaja

Masa remaja merupakan masa penting karena terjadi pubertas.

Pubertas ditandai oleh perubahan fisik dan kematangan organ reproduksi.

Laki-laki

Contohnya:

  • suara menjadi lebih berat;
  • tumbuh kumis atau janggut;
  • bahu menjadi lebih lebar;
  • tumbuh rambut di beberapa bagian tubuh;
  • testis dan organ reproduksi mengalami pematangan;
  • mulai menghasilkan sperma.

Perempuan

Contohnya:

  • payudara berkembang;
  • pinggul melebar;
  • tumbuh rambut di beberapa bagian tubuh;
  • mengalami menstruasi;
  • organ reproduksi mengalami pematangan.

G. FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA

1. Faktor Internal

Faktor internal berasal dari dalam tubuh.

a. Gen

Gen membawa informasi yang memengaruhi karakteristik pertumbuhan seseorang.

Contohnya, faktor genetik dapat memengaruhi:

  • tinggi badan;
  • bentuk tubuh;
  • warna rambut;
  • karakteristik fisik tertentu.

b. Hormon

Hormon berperan dalam mengatur berbagai proses pertumbuhan dan perkembangan.

Contohnya:

hormon pertumbuhan (Growth Hormone/GH) berperan dalam pertumbuhan tubuh.

Hormon lain juga berperan dalam pubertas dan perkembangan organ reproduksi.


2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal berasal dari lingkungan.

a. Nutrisi

Tubuh membutuhkan:

  • karbohidrat;
  • protein;
  • lemak;
  • vitamin;
  • mineral;
  • air.

Protein diperlukan antara lain untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan.

b. Aktivitas fisik

Aktivitas fisik yang sesuai membantu menjaga kebugaran dan mendukung perkembangan tubuh.

c. Istirahat

Tidur dan istirahat yang cukup diperlukan agar tubuh dapat menjalankan berbagai proses fisiologis secara optimal.

d. Lingkungan

Kondisi lingkungan dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

Contohnya:

  • suhu;
  • kebersihan;
  • kualitas udara;
  • kondisi tempat tinggal.

H. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN

6

Pertumbuhan tumbuhan dapat diamati sejak biji mengalami perkecambahan hingga tumbuhan menjadi dewasa.

Urutan sederhananya:

Biji → Berkecambah → Tumbuhan muda → Tumbuhan dewasa → Berbunga → Berbuah


1. Perkecambahan

Perkecambahan adalah proses munculnya tumbuhan kecil dari biji setelah biji mendapatkan kondisi yang sesuai.

Faktor yang diperlukan antara lain:

  • air;
  • oksigen;
  • suhu yang sesuai.

Pada perkecambahan, embrio dalam biji mulai berkembang.


2. Pertumbuhan Primer

Pertumbuhan primer menyebabkan tumbuhan mengalami pertambahan panjang.

Pertumbuhan ini terjadi terutama pada jaringan meristem apikal yang terdapat pada:

  • ujung akar;
  • ujung batang.

Akibatnya:

  • akar bertambah panjang;
  • batang bertambah tinggi.

3. Pertumbuhan Sekunder

Pertumbuhan sekunder menyebabkan pertambahan diameter batang.

Pertumbuhan ini terutama berkaitan dengan aktivitas jaringan kambium.

Contohnya:

Batang pohon yang semakin lama semakin besar diameternya.


I. FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERTUMBUHAN TUMBUHAN

Faktor Internal

  • gen;
  • hormon tumbuhan.

Beberapa hormon tumbuhan yang berperan antara lain:

HormonPeran umum
AuksinMemengaruhi pemanjangan sel
GiberelinMerangsang pertumbuhan
SitokininMerangsang pembelahan sel
EtilenBerperan dalam pematangan buah
Asam absisatBerperan dalam respons terhadap kondisi tertentu dan dormansi

Faktor Eksternal

  • air;
  • cahaya;
  • suhu;
  • oksigen;
  • unsur hara;
  • kelembapan.

J. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA HEWAN

5

Hewan juga mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

Pada beberapa hewan, perkembangan ditandai dengan perubahan bentuk tubuh yang disebut metamorfosis.


1. Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna memiliki empat tahap:

Telur → Larva → Pupa → Imago

Contohnya:

  • kupu-kupu;
  • nyamuk;
  • lalat.

Pada kupu-kupu:

Telur → ulat → kepompong → kupu-kupu dewasa

Bentuk larva sangat berbeda dengan bentuk hewan dewasa.


2. Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis tidak sempurna memiliki tiga tahap:

Telur → Nimfa → Imago

Contohnya:

  • belalang;
  • kecoa.

Nimfa memiliki bentuk yang mirip dengan hewan dewasa, tetapi:

  • ukurannya lebih kecil;
  • belum matang secara reproduktif;
  • beberapa struktur tubuh belum berkembang sempurna.

K. AKTIVITAS PEMBELAJARAN MENDALAM

Pembelajaran tidak berhenti pada memahami konsep. Peserta didik diarahkan melalui tiga proses utama:

1. Memahami

Peserta didik:

  • membaca materi;
  • mengamati gambar;
  • mengidentifikasi pertumbuhan dan perkembangan;
  • mendiskusikan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan.

2. Mengaplikasikan

Peserta didik melakukan pengamatan atau percobaan sederhana.

Contoh investigasi:

Bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau?

Peserta didik menyiapkan dua kelompok tanaman:

Kelompok A: mendapatkan cahaya cukup.
Kelompok B: diletakkan di tempat minim cahaya.

Kemudian mengukur tinggi tanaman selama beberapa hari.

3. Merefleksikan

Peserta didik menjawab:

  • Apa yang saya pelajari?
  • Data apa yang paling meyakinkan saya?
  • Mengapa hasil pertumbuhan kedua tanaman berbeda?
  • Apa kesalahan yang mungkin terjadi dalam percobaan?
  • Bagaimana konsep pertumbuhan dan perkembangan berkaitan dengan kehidupan saya?

L. STUDI KASUS

Kasus 1 – Pertumbuhan Manusia

Andi dan Budi berusia 14 tahun. Tinggi badan Andi 165 cm, sedangkan Budi 150 cm. Keduanya memperoleh makanan yang cukup, tetapi aktivitas fisik dan waktu tidur mereka berbeda.

Pertanyaan:

  1. Apakah perbedaan tinggi badan menunjukkan adanya perbedaan pertumbuhan?
  2. Faktor apa saja yang mungkin memengaruhi perbedaan tersebut?
  3. Apakah pertumbuhan hanya dipengaruhi oleh makanan?
  4. Bagaimana peran gen dan hormon?

Kasus 2 – Pertumbuhan Tumbuhan

Dua tanaman kacang hijau ditanam menggunakan biji dengan jenis yang sama.

Tanaman A mendapatkan cahaya matahari yang cukup, sedangkan tanaman B diletakkan di tempat yang sangat minim cahaya.

Setelah satu minggu, tanaman B terlihat lebih tinggi tetapi batangnya tipis dan berwarna pucat.

Pertanyaan:

  1. Apakah tanaman B mengalami pertumbuhan?
  2. Mengapa tanaman B dapat tumbuh lebih tinggi tetapi terlihat kurang sehat?
  3. Apa pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman?
  4. Variabel apa yang harus dikontrol agar percobaan adil?
  5. Buatlah kesimpulan berdasarkan kasus tersebut.

M. AKTIVITAS ANALISIS DATA

Perhatikan data berikut.

HariTanaman ATanaman B
12 cm2 cm
23 cm3,5 cm
34,5 cm5 cm
46 cm6,5 cm
57,5 cm8 cm

Pertanyaan

  1. Tanaman mana yang mengalami pertambahan tinggi lebih cepat?
  2. Berapa pertambahan tinggi tanaman A?
  3. Berapa pertambahan tinggi tanaman B?
  4. Apakah tanaman yang lebih tinggi selalu menunjukkan kondisi yang lebih baik?
  5. Faktor apa yang perlu diteliti untuk menjelaskan perbedaan tersebut?
  6. Buatlah grafik pertumbuhan berdasarkan data tersebut.

N. KETERAMPILAN PROSES SAINS

Dalam pembelajaran ini peserta didik dilatih untuk:

  1. Mengamati fenomena pertumbuhan.
  2. Mengajukan pertanyaan berdasarkan hasil pengamatan.
  3. Membuat prediksi/hipotesis.
  4. Merancang penyelidikan.
  5. Mengumpulkan data.
  6. Mengukur dan mencatat data.
  7. Menganalisis data.
  8. Menginterpretasikan hasil.
  9. Menarik kesimpulan.
  10. Mengomunikasikan hasil penyelidikan.

O. REFLEKSI PEMBELAJARAN

Peserta didik mengisi tabel berikut.

PertanyaanRefleksi Saya
Konsep yang paling saya pahami...
Konsep yang masih membingungkan...
Bukti yang saya temukan dalam pembelajaran...
Hal baru yang saya ketahui...
Manfaat materi bagi kehidupan saya...
Hal yang akan saya lakukan setelah mempelajari materi ini...

P. RANGKUMAN

  1. Pertumbuhan adalah pertambahan ukuran, massa, volume, atau jumlah sel yang bersifat kuantitatif.
  2. Perkembangan adalah proses menuju kematangan struktur dan fungsi organisme.
  3. Pertumbuhan dapat diukur, sedangkan perkembangan lebih berkaitan dengan perubahan kualitas dan kematangan.
  4. Pertumbuhan dan perkembangan manusia dipengaruhi oleh faktor genetik, hormon, nutrisi, aktivitas, istirahat, dan lingkungan.
  5. Pertumbuhan tumbuhan meliputi pertumbuhan primer dan sekunder.
  6. Pertumbuhan tumbuhan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.
  7. Hewan dapat mengalami metamorfosis sempurna maupun tidak sempurna.
  8. Pembelajaran pertumbuhan dan perkembangan dapat dipelajari melalui pengamatan, eksperimen, analisis data, studi kasus, dan refleksi.

Q. Asesmen Pembelajaran Mendalam

Asesmen Formatif

Dilakukan melalui:

  • pertanyaan pemantik;
  • diskusi;
  • pengamatan;
  • LKPD;
  • analisis data;
  • presentasi;
  • refleksi.

Asesmen Sumatif

Peserta didik dapat diberikan tugas:

“Analisislah faktor yang memengaruhi pertumbuhan suatu makhluk hidup berdasarkan data hasil pengamatan. Sajikan data dalam bentuk tabel/grafik, jelaskan hubungan antarvariabel, kemudian buatlah kesimpulan berdasarkan bukti.”

Kriteria Penilaian

AspekSkor
Pemahaman konsep1–4
Pengumpulan data1–4
Analisis data1–4
Penarikan kesimpulan1–4
Komunikasi hasil1–4
Refleksi1–4

Skor maksimal = 24

Tidak ada komentar:

ULANGAN SUB POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI DAN SISTEM KOORDINASI

ULANGAN SUB POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI SOAL BISA DI BUKA DI    DISINI       ULANGAN SUB POKOK BAHASAN SISTEM KOORDINASI SOAL BISA DI BU...