MATERI RINGKAS
PERTUMBUHAN PADA MAKHLUK HIDUP
A. Pengertian Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran, massa, volume, tinggi, atau jumlah sel pada makhluk hidup yang bersifat kuantitatif dan irreversibel (tidak dapat kembali seperti semula).
Contoh:
· Tinggi tanaman bertambah dari 5 cm menjadi 15 cm.
· Berat badan anak bertambah dari 30 kg menjadi 35 kg.
· Batang tanaman semakin panjang dan besar.
· Jumlah sel dalam tubuh bertambah.
Pertumbuhan dapat diukur, misalnya menggunakan penggaris, timbangan, atau alat ukur lainnya.
B. Ciri-Ciri Pertumbuhan
Pertumbuhan memiliki beberapa ciri utama:
1. Terjadi pertambahan ukuran tubuh.
2. Terjadi pertambahan massa atau berat.
3. Terjadi pertambahan jumlah atau ukuran sel.
4. Bersifat kuantitatif sehingga dapat diukur.
5. Bersifat irreversibel atau tidak dapat kembali ke keadaan semula.
6. Dipengaruhi faktor internal dan eksternal.
C. Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan
Pertumbuhan makhluk hidup dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal.
1. Faktor Internal
Faktor internal berasal dari dalam tubuh organisme.
a. Gen Gen menentukan sifat dan potensi pertumbuhan suatu organisme. Misalnya, faktor genetik memengaruhi tinggi badan manusia.
b. Hormon Hormon mengatur berbagai proses pertumbuhan. Pada tumbuhan, beberapa hormon yang berperan antara lain auksin, giberelin, sitokinin, etilen, dan asam absisat.
Pada manusia, hormon pertumbuhan berperan dalam pertumbuhan tulang dan jaringan tubuh.
2. Faktor Eksternal
Faktor eksternal berasal dari lingkungan.
Contohnya:
· Air
· Nutrisi
· Cahaya
· Suhu
· Oksigen
· Kelembapan
· Kondisi lingkungan
Kondisi lingkungan yang sesuai akan membantu organisme tumbuh secara optimal.
D. Pertumbuhan pada Tumbuhan
Pertumbuhan tumbuhan terutama terjadi pada jaringan yang aktif membelah yang disebut jaringan meristem.
Pertumbuhan pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi:
1. Pertumbuhan primer
Pertumbuhan yang menyebabkan tumbuhan bertambah panjang atau tinggi. Terjadi
terutama pada meristem apikal di ujung akar dan ujung batang.
2. Pertumbuhan sekunder
Pertumbuhan yang menyebabkan batang bertambah besar atau diameter batang
bertambah. Pertumbuhan ini berkaitan dengan aktivitas kambium.
E. Contoh Pengaruh Lingkungan terhadap Pertumbuhan
Tanaman membutuhkan cahaya untuk melakukan fotosintesis. Namun, tanaman yang tumbuh dalam kondisi kekurangan cahaya dapat mengalami etiolasi.
Ciri tanaman yang mengalami etiolasi antara lain:
· Batang memanjang dengan cepat.
· Batang kurus dan lemah.
· Daun berwarna pucat atau kekuningan.
Hal tersebut menunjukkan bahwa tinggi tanaman saja tidak cukup untuk menentukan apakah pertumbuhan tanaman berlangsung optimal.
LATIHAN SOAL PEMAHAMAN
A. Pilihan Ganda
1. Pertumbuhan disebut sebagai proses kuantitatif karena ….
A. tidak
dapat diamati
B. dapat diukur menggunakan angka
C. hanya terjadi pada tumbuhan
D. selalu berkaitan dengan kematangan fungsi
Jawaban: B
2. Seorang anak mengalami peningkatan tinggi badan dari 130 cm menjadi 145 cm. Peristiwa tersebut merupakan ….
A.
perkembangan
B. pertumbuhan
C. adaptasi
D. reproduksi
Jawaban: B
3. Pernyataan yang paling tepat mengenai pertumbuhan adalah ….
A. selalu
dapat kembali seperti semula
B. hanya terjadi setelah organisme dewasa
C. ditandai perubahan ukuran yang dapat diukur
D. hanya berkaitan dengan perubahan kemampuan
Jawaban: C
4. Berikut yang merupakan faktor internal pertumbuhan adalah ….
A. cahaya
dan air
B. suhu dan kelembapan
C. gen dan hormon
D. nutrisi dan oksigen
Jawaban: C
5. Tanaman yang kekurangan cahaya cenderung memiliki batang panjang, kurus, dan pucat. Kondisi tersebut disebut ….
A. dormansi
B. etiolasi
C. fotosintesis
D. regenerasi
Jawaban: B
B. Soal Pemahaman Berbasis Kasus
6. Dua tanaman kacang hijau memiliki ukuran awal yang sama. Tanaman A diletakkan di tempat terang, sedangkan tanaman B diletakkan di tempat gelap. Setelah beberapa hari, tanaman B lebih tinggi tetapi batangnya lebih lemah dan pucat.
Pertanyaan:
a.
Mengapa tanaman B dapat tumbuh lebih tinggi?
b. Apakah tanaman B berarti tumbuh lebih baik daripada tanaman A? Jelaskan.
Kunci jawaban:
a.
Kekurangan cahaya dapat menyebabkan etiolasi
sehingga batang tanaman memanjang lebih cepat.
b. Tidak. Tinggi tanaman bukan satu-satunya indikator pertumbuhan yang baik. Tanaman B memang lebih tinggi, tetapi batangnya lemah dan pucat sehingga pertumbuhannya tidak optimal.
7. Seorang siswa melakukan percobaan dengan tiga tanaman yang jenis dan ukurannya sama.
|
Tanaman |
Air |
Cahaya |
Pertumbuhan |
|
A |
Cukup |
Cukup |
Baik |
|
B |
Kurang |
Cukup |
Lambat |
|
C |
Cukup |
Kurang |
Batang panjang dan lemah |
Berdasarkan data tersebut, jawablah:
a.
Faktor apa yang menyebabkan pertumbuhan tanaman
B lambat?
b.
Apa yang terjadi pada tanaman C?
c. Apa kesimpulan yang dapat dibuat dari percobaan tersebut?
Kunci jawaban:
a.
Kekurangan air dapat menghambat pertumbuhan
tanaman.
b.
Tanaman C mengalami etiolasi akibat kekurangan
cahaya.
c. Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti air dan cahaya. Kondisi lingkungan yang sesuai diperlukan agar pertumbuhan berlangsung optimal.
C. Soal Analisis Sederhana
8. Seorang siswa mengatakan:
“Tanaman yang paling tinggi pasti merupakan tanaman yang pertumbuhannya paling baik.”
Apakah kamu setuju dengan pernyataan tersebut? Jelaskan alasanmu.
Kunci jawaban:
Tidak sepenuhnya setuju. Tinggi tanaman hanya salah satu indikator pertumbuhan. Kondisi batang, warna daun, jumlah daun, massa, dan kesehatan tanaman juga perlu diperhatikan. Tanaman yang sangat tinggi tetapi kurus, lemah, dan pucat dapat mengalami etiolasi sehingga belum tentu tumbuh secara optimal.
9. Mengapa tanaman yang kekurangan air dalam waktu lama dapat mengalami pertumbuhan yang terhambat?
Kunci jawaban:
Air diperlukan dalam berbagai proses kehidupan tumbuhan, termasuk transportasi zat dan proses metabolisme. Kekurangan air menyebabkan proses fisiologis terganggu sehingga pertumbuhan tanaman dapat melambat atau terhambat.
10. Perhatikan pernyataan berikut:
“Dua anak memiliki usia yang sama, tetapi tinggi badan mereka berbeda.”
Sebutkan minimal tiga faktor yang dapat menyebabkan perbedaan pertumbuhan tersebut.
Kunci jawaban:
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi antara lain: 1. Faktor genetik. 2. Nutrisi atau asupan makanan. 3. Hormon. 4. Aktivitas fisik. 5. Kualitas dan waktu tidur. 6. Kondisi kesehatan. 7. Lingkungan.
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.